Fenomena gerhana Matahari bakal berlangsung pada hari ini, Sabtu (4/12/2021) pukul 10.59 WIB. Meskipun fenomena ini terjadi tahunan, gerhana Matahari kali ini merupakan fenomena astronomi kedua dan terakhir pada tahun 2021.
Apakah di Indonesia bisa menyaksikan gerhana Matahari?
Gerhana Matahari merupakan fenomena antariksa yang terjadi ketika Bulan berada di antara Bumi dan Matahari. Jika kondisi ini terjadi, maka sebagian sinar Matahari yang terpantul ke permukaan Bumi tertutup oleh Bulan dan menyebabkan gelap sementara. Peneliti di Pusat Sains Antariksa Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Andi Pangerang mengatakan, Indonesia tidak termasuk wilayah yang bisa menyaksikan gerhana Matahari pada hari ini. "Indonesia tidak bisa menyaksikan secara langsung fenomena gerhana Matahari kali ini," ujar Andi saat dihubungi Kompas.com, Sabtu (4/12/2021). Ia menjelaskan, hal ini karena Indonesia tidak terkena baik itu penumbra maupun umbra Bulan.
"Maka Indonesia tidak akan mengalami gerhana Matahari baik total maupun sebagian saja (tidak disertai gerhana total)," lanjut dia. Jadi, Indonesia hanya akan mengalami fase Bulan baru super yakni ketika fase Bulan baru (konfigurasi Matahari-Bulan-Bumi dalam satu garis lurus) dengan selisih bujur ekliptika Bulan-Matahari terjadi beriringan dengan perige (titik terdekat Bulan dari Bumi).
Menyaksikan secara daring
Meski demikian, warga Indonesia bisa melihat keindahan fenomena antariksa ini secara online melalui situs berikut. Andi mengatakan, fenomena gerhana Matahari kali ini bisa disaksikan oleh negara yang terletak di Bumi belahan selatan. Beberapa wilayah yang bisa menyaksikan gerhana Matahari pada hari ini:
Australia bagian selatan
Sirkumtansi kontak
Sebelum terjadi puncak gerhana Matahari, ada beberapa sirkumstansi yang perlu dilalui yakni awal sebagian dan awal total. Sedangkan untuk fase setelah terjadinya puncak gerhana Matahari yakni akhir total dan akhir sebagian. "Waktu terjadinya sirkumstansi atau 4 kontak ini bisa berbeda-beda bergantung dari letak geografis lokasi pengamatan karena sifatnya lokal," ujar Andi. Sementara, wilayah yang akan terkena penumbra Bulan adalah :
Waktu melihat gerhana Matahari
Seperti disebutkan sebelumnya, fenomena gerhana Matahari dimulai pukul 10.59 WIB. Sementara, posisi gerhana Matahari penuh akan terjadi pada pukul 12.30 WIB. Namun, untuk memudahkan mengamati fenomena gerhana Matahari bisa disimak periode waktu sebagai berikut:
Saat itu, seluruh bayangan penumbra Bulan meninggalkan permukaan Bumi. Dengan demikian, secara global, gerhana Matahari total akan berlangsung selama 54 menit 52 detik, dan gerhana Matahari sebagian berlangsung selama 4 jam 8 menit 12 detik.
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Hari Ini Ada Gerhana Matahari, Catat Waktu dan Cara Melihatnya!", Klik untuk baca: https://www.kompas.com/tren/read/2021/12/04/073100865/hari-ini-ada-gerhana-matahari-catat-waktu-dan-cara-melihatnya-?page=all.
Letnan Marzuki RT.001 / RW. 001 Talang Jawa Selatan Lahat, Kab Lahat Sumatra Selatan
081278607400
BukitBesakNews@gmail.com
Copyright © 2020 Bukit Besak News All rights reserved. | Redaksi | Pedoman Media Cyber | Disclimer