Terbakar Api Cemburu JA Aniaya Kakak Beradik

PSEKSU, Bukit Besak News - Diduga karena dipicu rasa cemburu terhadap isterinya, JA seorang warga Desa Lubuk Atung Kecamatan Pseksu Kabupaten Lahat Sumatera Selatan menganiaya Opi (24) dan Paisal (26) yang merupakan kakak beradik.  Peristiwa ini terjadi sekira pukul 18.45, Minggu (23/4/23) di desa tersebut, tepatnya di depan rumah korban Opi.

Menurut R salah satu kerabat kedua korban, sebelum kejadian terduga pelaku JA menemui korban Opi di kediamannya. Karena merasa dipanggil oleh JA, lalu korban Opi menemui si-terduga pelaku JA di depan rumah korban sendiri.

“Di situ sempat terjadi cekcok, lalu JA mengeluarkan sebuah senjata tajam jenis pisau panjang (Parang). Tanpa basa-basi lagi, kemudian JA membacok korban Opi. Sempat mengelak, namun kibasan pisau JA masih mengenai tangan dan dada korban Opi, sehingga tangan kanan korban belah dan bagian dada terluka bersimbah darah”, terang Rio.

Melihat kejadian itu, sambung Rio, akhirnya datang korban Paisal dengan maksud ingin melerai keduanya, Namun niat tersebut kandas, karena si terduga pelaku JA balik menyerang korban Paisal, sehingga dirinya juga terkena kibasan pisau JA di bagian punggung sebanyak 3 luka.

Setelah itu, kedua korban langsung kami evakuasi ke RSUD Lahat untuk mendapatkan perawatan medis. Kemudian melaporkan kejadian tersebut ke pihak Polres Lahat”, jelas R.

Seentara itu, Kapolres Lahat, AKBP. S Kunto Hertono, SIK, MT melalui Kasat Reskrim, AKP. Herli Setiawan, SH, MH mengatakan, pihaknya telah melakukan upaya utnuk menangkap terduga pelaku JA setelah pihaknya mendapat laporan dari pihak keluarga korban dan saksi-saksi.

“Iya, anggota kita dan Polsek Pseksu sudah meluncur ke RSUD dan ke TKP di Lubuk Atung”, ungkapnya, Senin (24/4/23).

(Herly)

Redaksi
933

Featured News

Official Support

Letnan Marzuki RT.001 / RW. 001 Talang Jawa Selatan Lahat, Kab Lahat Sumatra Selatan

081278607400

BukitBesakNews@gmail.com

Follow Us
Foto Pilihan

Copyright © 2020 Bukit Besak News All rights reserved. | Redaksi | Pedoman Media Cyber | Disclimer