Viral Simpang Siur Berita Meninggalnya Salah Satu Karyawan King Karoke

Muara Enim, Bukit Besak News - Berita tentang karyawan pemandu lagu (PL) Karoke King Yang berlokasi di jalan lintas sumatera desa kepur Kota Muara Enim yang bernama RY(30) Yang di kabarkan disebabkan Over Dosis Miras dan buah duren, itu tidak lah benar yang benar bahwa Almarhumah RY meninggal dunia disebakan "minuman keras setelah makan buah durian".

Hal ini lah di sampaikan oleh pengelolah King Karoke Mohammad Holdon SE (54) saat dimintaik keterangannya tentang berita yang masih simpang siur atas meninggalnya oknum karyawan Pemandu lagu RY hari senin tanggal 22 di kontrakannya di komplek perumahaan H.S. desa Muara Lawai Muara Enim.

Agar berita tersebut jangan sampai menjadi bola liar serta di komsumsi oleh masyarakat yang belum mengerti Persoalannya. Maka sebagai orang yang tahu kronologis kejadian tersebut maka Menejer King Karoke M Holdon pun buka suara atas kebenarannya, hingga Karyawan Pemandu Lagu King Karoke meninggal.

Menurut Holdon bahwa Almarhumah RY sebelum meninggal pada hari senin sekitar pukul 17.30 Wib sore memang kondisi nya masih lemah disebab kan demam tak seberapa lama Almarhum berpesan terhadap temannya satu kost untuk mintakan beli durian, karena merasa kasian dengan Almarhum kemudian Holdon pun membelikan durian tiga buah.

Duren tersebut di bawakan nya ke tempat kosan karyawan King Karoke di komplek perumahan Haji Salimun Desa Muara Lawai simpang Gas Sungai Tebu Muara Enim, Kemudian Buah durian tersebut di makan lah bersama sama dengan tiga teman nya di kosan tersebut pada saat sore itu.

Kemudian menurut Holdon pada malam hari sekitar pukul 21.00 wib si "Almarhum" di cas sama tamu nya di Room 3 King Karoke, bersama temannya satu pekerjaan. Lalu RY di ajak minum, di duga minuman keras berupa bir dan Soju, diduga miras terebur di bawa dari luar. ujar Holdon.

Sebab King Karoke ini tidak menyediakan Minuman keras yang beralkohol tinggi apa lagi menjual untuk tamu. Mungkin miras tersebut di duga di bawa dari luar lalu di bawa ke Karoke ini.

Namun tak berselang lama RY  setelah meminuman keras tersebut terasa mual mual serta muntah muntah diduga mabok Almarhumah tersebut. Kemudia insiatif maneger king dan rekan rekannya Almarhum di bawa ke ruangan lain untuk di istirahatkan dan di tidurkan di room lainnya  agar supaya Almarhum tersebut cepat sadar.

Namun merasa dihawatirkan maboknya tidak sadar sadar, maka Holdon pun membawa nya pulang ke tempat kosan karyawan King di perumahan Haji S tersebut. pungkasnya.

Setelah kami balek lagi ke Karoke King
Ada telpon dari teman Almarhum telah meninggal dunia. ujar nya.

Kami pun bergegas pulang lagi menemui Almarhum di tempat kosan tersebut. Dugaan sementara bahwa Almarhum meninggal dunia di akibatkan habis minuman keras sejenis "Bir dan Soju"

Karena saya tau bahwa almarhumah sebelum kerja sorenya makan buah durian yang banyak sekali. sebut Holdon.

Kemudian kami menghubungi keluarganya di manggun jaya kecamatan babat toman sekayu. Namun keluarga menolak kalau Almarhumah anaknya untuk di otopsi ke rumah sakit dan mereka berharap secepatnya mayat RY tersebut di bawa ke rumah orang tua nya di sekayu

Kami dengan beberapa teman nya menghantarkan mayat RY ke dusun Mangun jaya. Sampai di rumah duka keluarga RY di sambut oleh keluarga dengan rasa duka yang mendalam.

Namun bapak nya merasa iklas atas kepergian Almarhumah RY tersebut."itu sudah ajal, kami iklas jadi dak perlu nak di otopsi, karena kami tahu bahwa minuman keras tidak di perbolehkan di campur dengan buah durian" pungkas orang tua RY

Sementara itu Pengelolah King Karoke M Holdon memintak kepada rekan rekan media agar jangan memberitakan berita yang belum jelas ke akuratannya. apa lagi seperti berita bahwa ada karyawan king di temukan tewas di tempat Karoke itu tidak benar. ujar nya

Apa lagi ada berita bahwa Almarhum meninggal akibat over Dosis. kalau over dosis itu terkesan OD Narkoba. la wong Almarhum meninggal akibat minuman keras setelah makan buah duren. kata Holdon.

Jadi saya mintak kepada rekan rekan jurnalis seandainnya  membuat berita
di sesuai faktual serta berita yang berimbang  jangan asumsi sendiri agar tidak ada yang di rugikan akibat pemberitaan yang belum jelas, galilah sumber sumber berita yang bisa di pertanggung jawabkan. tegas Holdon.

(Abdu Happy)

Redaksi
1025

Featured News

Official Support

Letnan Marzuki RT.001 / RW. 001 Talang Jawa Selatan Lahat, Kab Lahat Sumatra Selatan

081278607400

BukitBesakNews@gmail.com

Follow Us
Foto Pilihan

Copyright © 2020 Bukit Besak News All rights reserved. | Redaksi | Pedoman Media Cyber | Disclimer