Bung Nata Ketua DPC LSM BAKKIN Angkat Bicara Soal Pemukulan Warga di Jalan Hauling

Berita Lahat, Bukit Besak News-Dugaan pemukulan terhadap warga di lokasi jalan hauling PT Antar Lintas Raya (ALR) di Kecamatan Merapi Timur, Kabupaten Lahat, mendapat sorotan dari aktivis Lahat, Sumatera Selatan.

Ketua DPC LSM BAKKIN Kabupaten Lahat, yang akrab disapa Bung Nata, angkat bicara dan mengecam keras dugaan tindakan kekerasan yang dilakukan oknum security PT ALR terhadap warga Desa Arahan, Saipul Alamsyah, S.H.

Bung Nata menegaskan, persoalan tersebut tidak bisa dianggap sepele. Menurutnya, jika dugaan pemukulan terhadap masyarakat sipil benar terjadi, maka itu merupakan bentuk arogansi dan pelanggaran hukum.

"Kami mengutuk keras dugaan pemukulan warga oleh oknum security PT ALR. Ini bukan zaman penjajahan. Warga yang sedang memperjuangkan hak tanah ulayatnya malah diduga dipukul dan ditendang. Ini tidak bisa dibiarkan," tegas Bung Nata kepada Bukit Besak News, Minggu (27/9/2026).

Bung Nata mendesak Aparat Penegak Hukum (APH), khususnya Polres Lahat dan Polsek Merapi Barat, serta Pemerintah Kabupaten Lahat untuk segera bertindak tegas dan profesional dalam menangani kasus tersebut.

Ia meminta agar laporan korban yang telah masuk ke Polsek Merapi Barat segera diproses secara transparan dan tidak ada upaya pembiaran atau perlindungan terhadap oknum pelaku.

"Kami mendesak APH dan Pemkab Lahat turun langsung. Jangan tunggu sampai puncak kemarahan masyarakat memanas. Kalau pemerintah dan aparat diam, konflik antara masyarakat dan perusahaan bisa meledak dan merugikan semua pihak," ujarnya.

Lebih lanjut, Bung Nata juga meminta agar persoalan utama yakni sengketa tanah ulayat Desa Arahan yang diduga digunakan untuk jalan hauling batu bara PT ALR harus diselesaikan secara terbuka melalui musyawarah dan jalur hukum yang adil.

LSM BAKKIN Lahat, kata dia, akan terus mengawal kasus ini dan siap bersama masyarakat Desa Arahan melakukan aksi damai sebagai bentuk solidaritas apabila tidak ada penyelesaian yang jelas dari pihak perusahaan dan pemerintah.

"Jangan sampai masyarakat kecil selalu jadi korban. Negara harus hadir. Kami akan kawal sampai tuntas," tutup Bung Nata.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak PT ALR belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan pemukulan tersebut.

(a h) 

Redaksi
336

Featured News

Official Support

Letnan Marzuki RT.001 / RW. 001 Talang Jawa Selatan Lahat, Kab Lahat Sumatra Selatan

081278607400

BukitBesakNews@gmail.com

Follow Us
Foto Pilihan

Copyright © 2020 Bukit Besak News All rights reserved. | Redaksi | Pedoman Media Cyber | Disclimer